Pages

18 January, 2008

Beberapa Langkah dalam Membangun Rumah Impian Anda- #3. Menghitung Rencana Anggaran dan Biaya (RAB)

Menyambung (dan menyelesaikan) 3 artikel saya sebelumnya, yang saya buat pada bulan desember tahun 2007 tentang Biaya Desain Arsitektur dan Biaya Produksi Bangunan, Beberapa Langkah dalam Membangun Rumah Impian Anda- #1. Menghitung Volume Pekerjaan, dan Beberapa Langkah dalam Membangun Rumah Impian Anda- #2. Menghitung Analisa Harga Satuan, maka pada artikel kali ini kita akan menyelesaikan Langkah-langkah dalam membangun rumah tersebut dengan artikel Menghitung Rencana Anggaran dan Biaya (RAB).

Pada dasarnya Rencana Anggaran dan Biaya adalah sangat simple, kenapa saya katakan demikian? karena RAB hanyalah hasil perkalian antara Volume Pekerjaan (dari sekian banyak item pekerjaan) dengan Analisa Harga Satuan pekerjaan tersebut. Oleh karenanya, pada artikel ke-2 saya sudah katakan, sebenarnya anda telah mampu menghitung RAB itu sendiri..Karena variabel penyusunnya (volume pekerjaan dan analisa harga satuan) telah saya berikan . Berikut adalah perhitungan RAB, dimana pada kolom banyaknya volume pekerjaan harus anda isikan dengan hasil perhitungan volume pekerjaan pada banguan yang sedang/akan anda bangun. Sementara pada kolom analisa harga satuan anda juga harus mengisikan dengan hasil perhitungan analisa harga satuan (upah pekerja dan material) dari bangunan yang sedang/akan anda bangun.




Hasil dari perhitungan RAB pada tabel diatas, selanjutnya direkap dalam sebuah tabel rekapitulasi. Hal ini dilakukan sebenarnya hanya untuk menyederhanakan lajur kolom/menyederhanakan tampilan perhitungan RAB yang sangat banyak. Selain itu, most of all board/pihak manajemen/dewan direksi/pemilik modal lebih suka dengan tampilan yang sederhana. Hahaha..

*) Catatan: Semua angka-angka yang ada didalam tabel diatas hanya angka permisalan

Sekali lagi saya akan katakan, kunci dari perencanan RAB ini adalah pada perhitungan volume pekerjaan. Untuk analisa harga satuan saya pikir tidak terlalu susah, karena hanya mengkalkulasikan harga satuan (upah kerja dan material) dengan index BOW. Ketika anda telah mampu menghitung/menganalisa volume dari komponen-komponen sebuah bangunan (pondasi, sloff, kolom, balok, plat, rangka kuda-kuda, atap, dll) maka anda telah mampu menyusun RAB proyek tersebut.

Semoga artikel ini bermanfaat, dan selamat berakhir pekan buat anda..









4 comments:

soekarno said...

Bos, hebat neh penjelasannya... membantu banget. saya mahasiswa arsitektur semester 4, sekarang lagi ketiban rejeki buat bikin rumah... thanks ya mas!

N:B
Lebih asik lagi klo mas mau bagi-bagi ilmu caranya ngitung besaran kolom balok, ukuran tulangan-tulangan dengan cara praktis. Chayo mas!

PuTLie said...

itu 400jutaan uang semua yah mas? :p kali aja campur daun :)

Kalo aku bisa dapet diskon ga mas? :D

Architectaria -feat- A M A said...

@Soekarno : Yang praktis2? Terlalu bersiko dan memang gak ada perencanaan struktur bangunan (pondasi, sloof, kolom, balok, pelat) yang simple dan praktis..


@Putri : Itu angkanya ngawur atuh.. Bonus? Bisa2.. Kencan 2 hari 2 malem di peanut garden sambil nonton AC Milan + Alessandro Nesta dengan tackling2 sexy nya..Hahahaha.

muhammad raskha priya aqila said...

makasih artikelnya, sangat membantu saya dan sangat mencerahkan