Pages

09 January, 2008

Membuat Titik Pusat (Focal Point) Pada Ruangan

Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam karya seni dan deisan. Dominasi berasal dari kata Dominance yang berarti keunggulan . Sifat unggul dan istimewa ini akan menjadikan suatu unsur sebagai penarik dan pusat perhatian.

Apakah Anda menyukai salah satu sudut disalah satu ruangan dalam rumah? Bisa jadi itu disebabkan karena sudut tersebut merupakan dominasi/titik pusat dari rumah anda yang seakan memanggil setiap orang yang melewatinya. Dalam dunia desain, dominasi sering juga disebut Center of Interest, Focal Point dan Eye Catcher. Dominasi mempunyai beberapa tujuan yaitu untuk menarik perhatian, menghilangkan kebosanan dan untuk memecah keberaturan.

Tak hanya sebagai pusat perhatian, titik pusat dalam ruangan juga merupakan salah satu elemen estetika yang penting.


Focal point merupakan titik pertama yang dilihat saat masuk ke dalam sebuah ruangan. Dengan adanya titik ini dapat mengalihkan perhatian dari sudut-sudut yang tidak sedap dipandang dalam sebuah ruangan. Itu sebabnya harus dibuat semenarik mungkin dan diperlukan cara khusus untuk menentukan titik ingin yang dijadikan pusat perhatian, antara lain:



Ukuran Besar

Anda dapat menentukan titik pusat dengan memilih perabot yang memiliki ukuran paling besar dalam sebuah ruangan, seperti rak buku, tempat tidur, sofa atau jendela dengan hamparan pemandangan, seperti halaman atau taman, yang indah.


Lukisan, bunga yang ditata dengan apik, atau perabot unik dan antik pun bisa menjadi solusi untuk menentukan pusat perhatian dalam sebuah ruangan.


Padu Padan Furniture

Padukan titik yang telah ditentukan dengan furnitur di dalam ruangan agar titik ini semakin menarik perhatian orang. Cobalah memasang sebuah lukisan besar dengan gambar menarik di atas sofa panjang. Bila mungkin, sesuaikan warna sofa dengan dinding sehingga warna lukisan akan semakin menonjol. Anda juga dapat mencoba mengganti lukisan dengan cermin antik dengan bentuk ukiran yang khas.


Bila Anda menggunakan jendela yang menghadap ke hamparan halaman indah sebagai titik pusat, Anda dapat menambahkan furniture di sekeliling jendela tersebut seperti meja antik yang cantik untuk menarik perhatian mata.


Warna

Memainkan warna merupakan cara paling umum untuk membuat titik pusat. Misalnya dengan memberikan warna yang kontras pada satu bagian dinding pada sebuah ruangan. Bila warna dominasinya adalah krem, Anda dapat memberi warna coklat tua atau oranye tua pada satu bagian dinding tersebut.


Efek Cahaya

Tambahkan teknik pencahayaan pada titik pusat yang telah dipilih untuk memberikan kesan drama dan menguatkan kesan pada titik tersebut. Misalnya, dengan memberikan lampu sorot pada lukisa, teknik lampu di bagian dinding yang berwarna kontras, di balik perabot kayu, dan seterusnya.



Selamat berkreasi...







2 comments:

Lilik said...

Menentukan titik perhatian memang gampang-gampang susah, kalo menurut saya pasangin hiasan di ruang tamu pake TV Plasma 50 inchi ke atas dengan film yang bagus, mesti menarik perhatian... he he, thanks infonya, mana nich desain rumahnya masih sibuk ya..

Architectaria -feat- A M A said...

Hahahahaha... mbak lilik ini bisa ajah. Iya nih mbak, masih bolak balik cilacap.. Ini aja buka web terburu2.. kalo bahan posting saya emank sudah siapkan.. jd tinggal dipindahkan dri laptop.. Saya belum sempat buka cad nya. Kemarin ada yg minta portofolio aja blom sempat saya buatin :( Blom lagi permintaan price list untuk produk artworks. Tapi secepatnya akan saya koreksi layout mas arif. Lagian paling saya hanya memberi masukan, sekaligus koreksi dikit2, karena gak mungkin saya koreksi ekstrem..karena rumahnya kalo gak salah sudah terlanjur berdiri/dibangun yah :-)).

Doakan aja, mudah2an bisa secepatnya saya kirimkan layout nya.